Sabtu, 24 Desember 2011

Newton, Gara-Gara Perpustakaan Karyamu kini Abadi Dalam Bentuk Digital


BBC-Indonesia__Universitas Cambridge, Inggris membuka perpustakan online baru berisi salinan ribuan halaman naskah yang ditulis Sir Isaac Newton, salah satu ilmuwan terbesar dunia.
Universitas Cambridge mengatakan hari Senin (12/12) bahwa jumlah naskah yang diunggah ke internet mencapai 4.000 lembar hasil karya pemikir terkenal itu.
“Kami meluncurkan koleksi kami kepada dunia dengan sejumlah naskah yang mungkin tergolong paling penting di dunia dan dokumen sejarah ilmu pengetahuan,” kata Grant Young, manajer program digitalisasi Perpustakaan Universitas Cambridge.
Di antara naskah yang tersedia di internet adalah salinan catatan Isaac Newton yang berjudul Philosophiae Naturalis Principia Mathematica, pertama kali diterbitkan pada 1687.
Dalam naskah itu, Newton menjabarkan tiga hukum gerak dan hukum gravitasi universal. Karya tersebut dipandang sebagai salah satu karya terpenting dalam sejarah ilmu pengetahuan.
Selama beberapa bulan mendatang Universitas Cambridge akan mengunggah lebih banyak halaman sehingga membuat hampir seluruh koleksi Newton tersedia bagi siapa pun yang ingin mengaksesnya.

Ilmuwan lain


Karya Charles Darwin tentang evolusi manusia juga akan dimasukkan ke dalam perpustakaan digital.
Proyek perpustakaan yang disebut Cambridge Digital Library dimulai pada 2010 dan pemindaian koleksi karya Newton dilakukan pada pertengahan tahun lalu. Rata-rata sekitar 200 halaman dipindai setiap hari meski sejumlah naskah dan buku catatan harus diawetkan terlebih dulu sebelum dijadikan naskah digital.
“Selama enam abad koleksi Perpusatakaan Universitas Cambridge telah bertambah dari beberapa puluh volume menjadi salah satu perpustakaan terbesar di dunia, dengan ragam koleksi buku, peta, naskah dan jurnal,” kata pustakawan Universitas Cambridge, Anne Jarvis seperti dikutip kantor berita PA.
Biaya digitalisasi naskah Isaac Newton berasal dari bantuan sebesar US$1,5 juta dari Yayasan Polonsky, yang sering mendukung kemajuan pendidikan dan kesenian.
Perpustakaan Universitas Cambridge di masa mendatang juga akan memasukkan koleksi ilmuwan-ilmuwan lain termasuk naskah karya Charles Darwin. Nama Isaac Newton tercatat sebagai mahasiswa dan akademisi di Universitas Cambridge.
Upaya Perpustakaan Universitas Cambride ini bukan yang pertama di dunia. Naskah penuh sekitar 130 tulisan Sir Isaac Newton sebelumnya tersedia bebas di internet melalui The Newton Project yang diadakan oleh Universitas Sussex, Inggris selatan.

Sumber: duniaperpustakaan.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar